Tuesday, July 13, 2004

Cahaya di atas Cahaya

Allah (Pemberi) Cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan Cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi walaupun tidak disentuh api. Cahaya diatas Cahaya (berlapis-lapis), Allah Membimbing kepada Cahaya-Nya siapa yang Dia Kehendaki, dan Allah Memperbuat Perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.(24:35)

ket:
yang dimaksud 'lubang yang tak tembus' diatas adalah suatu lubang di dinding rumah yang tidak tembus sampai ke sebelahnya, biasanya digunakan untuk tempat lampu, atau barang-barang lain.

Bisa dikatakan Cahaya Allah adalah sesuatu yang sensitif. Bisa dirasakan kalo kita punya hati yang bersih. Cahaya itu enggak datang dengan sendirinya tapi kita harus mencari..mencari..dan mencari. Gimana Cahaya itu akan datang kalo kita masih teteeeppp aja STMJ..sholat terus maksiat jalan..(duh, nyepet diri sendiri..:( ). Kalo bisa kita nambah temen deh yang bisa ngebawa kita ke arah sana. Kan kata orang juga, kalo kita bergaul dengan penjual minyak wangi, kita bakalan ketularan wanginya..tul gak? (tttuuulllll....!)

3 komentar:

rieke said...

ruanee, kamu ikut spmb juga ya? selamat mengikuti semoga dapat yang terbaik.. hayoo belajar ya!

ruanee said...

wah...dimohonkan doanya ya...:) btw, gak salah ngasih komen disini??

Oskar said...

Yeh ini anak... bebas aja dunk mau - maunya orang :P

BTW, udah online lagi yak? Kalo online lagi, kasih tau yak. There's something to be discussed hehehe.