Sunday, August 01, 2004

Yang Lain

Beberapa minggu yang lalu gw pernah baca suatu artikel di suatu majalah terbitan ibukota (caelahh..bahasanya, bow!). Isinya tentang yah..para lesbi and homo gituh. Diceritain begitu maraknya mereka sekarang, sebagian udah enggak malu-malu lagi untuk memperlihatkan apa yang terjadi dengan mereka, dikasih tau juga tempat biasanya mereka ngumpul dan lain sebagainya lah.

Disitu dikatakan kalau mereka seharusnya dibiarkan seperti adanya mereka. Toh, mereka enggak merugikan orang lain. Emang bener sih. Mereka enggak merugikan kita kok. Tapi, bukannya itu berlawanan dengan apa yang menjadi fitrah kita?

Setahu gw, wanita diciptakan untuk hidup berbarengan dengan pria dimana keduanya saling membutuhkan. Gak ada pria yang bisa hidup tanpa wanita (betul tidak, para pria??) dan enggak ada juga wanita yang bisa hidup tanpa pria (betul kan, para wanita??).

Sejaya-jayanya pria pasti karena ada seseorang yang mendorongnya dan mendukungnya, yaitu pasangan hidup pria tersebut, wanita. Sekuat-kuatnya seorang wanita, se-independent-independent-nya dia, enggak bisa nyangkal kalo dia butuh pria untuk berada disampingnya.

Bukannya pria dan wanita itu sudah seperti gembok dan kuncinya? Seperti prangko dan lem-nya? Seperti bunga dan kumbangnya? O_o (kok jadi kayak dangdut-an??)

Mungkinkah semua itu tidak bisa disembuhkan? Semua ini hanya masalah psikologi, ya kan? Atau lebih rumit dari itu?

0 komentar: