Tuesday, July 18, 2006

pimples!

pimples. acnes. jerawat. siapa sih yang ga tau?

semua orang di dunia ini pasti pernah didatangi sama si-cilik-yang-kadang-nyebelin ini. terutama menjelang pubertas tentunya. pengaruh hormon, katanya. kalau jerawat datang pas pubertas *apalagi kalo jerawatnya gede trus mau meletus*, pasti ada yang komentar:

"ciee..siapa tuh?"

maksudnya jerawat itu berhubungan dengan rasa yang dipendam maupun yang terpendam *wuih...* oleh/untuk lawan jenis kita *hueek*. lantas, apa hubungannya coba? masa ada orang yang bisa membuat orang lain jerawatan? aneh.
ada lagi yang tiba-tiba menatap lekat-lekat ke wajah kita kemudian menaruh telunjuknya di tempat jerawat tapi di wajahnya sendiri, sambil mengucapkan pertanyaan yang sangat retorik:

"apaan tuh?"

kalo engga lagi bete, bisa ditanggapi dengan tersenyum miris. tapi kalo lagi bete *apalagi kalo lagi pms*:

"jerawat! kenapa lo? baru pertama kali liat? tinggal di gua mana sih lo?"

galak. :D

Jerawat, menurut Wikipedia, adalah kondisi abnormal kulit akibat gangguan berlebihan produksi kelenjar minyak (sebaceous gland) yang menyebabkan penyumbatan saluran folikel rambut dan pori-pori kulit. Daerah yang mudah terkena jerawat ialah di muka, dada, belakang (punggung) dan atas lengan.



Kondisi normalnya, minyak (sebum) dari kelenjar minyak melewati saluran folikel rambut kemudian keluat ke permukaan kulit. Ketika produksi minyak ini berlebih, terjadilah penyumbatan di saluran folikel rambut dan pori-pori kulit.



Ketika terjadi penyumbatan, terbentuk yang namanya micromedone. Micromedone ini bisa tumbuh berkembang menjadi whitehead atau blackhead. Whitehead berada di bawah permukaan kulit.


Sedangkan blackhead adalah hasil tumbuh kembang whitehead yang menembus permukaan kulit dan berinteraksi dengan bakteri acne yang memunculkan peradangan.


Seperti yang sudah ditulis sebelumnya, jerawat umumnya muncul saat mengalami pubertas yang ditandai dengan perubahan hormon.

''Hormon menjadi tidak seimbang. Pada perempuan mengalami menstruasi, pada lelaki akan mengalami mimpi basah. Hormon-hormon di dalam tubuh mulai berkembang, namun tidak seimbang. Ini juga berpengaruh dengan sifat remaja yang masih labil secara emosi,''

Seperti halnya perempuan ketika mendekati waktu menstruasi, ada perubahan hormon dalam dirinya yang bisa menimbulkan jerawat dan terkena pms a.k.a pre-menstrual syndrome. Jangan aneh ketika teman perempuanmu yang tadinya bermuka mulus tiba-tiba menjadi jerawatan atau emosinya tidak bisa ditebak. Pengennya marah-marah atau bete tanpa sebab. Saat itulah waktunya untuk menjadi teman yang pengertian. :)

"oh, lagi pms..."

Penyebab jerawat sebenarnya bisa bermacam-macam, seperti:
* Stres
* Keturunan dari orangtua
* Aktivitas hormon
* Kelenjar minyak yang hiperaktif
* Bakteri di pori-pori kulit
* Iritasi kulit atau karena garukan
* Anabolic steroid *apaan nih?*
* Pil pengontrol kelahiran / pil KB, namun banyak wanita mengalami penurunan munculnya jerawat semasa pemakaian pil
* Berada dalam lingkungan dengan kadar chlorine yang tinggi, terutama chlorinated dioxins, yang menyebabkan jerawat serius yang disebut Chloracne

Supaya jerawat tidak bermunculan, bisa dilakukan langkah-langkah berikut:
1. Bersihkan wajah setiap hari secara teratur, sama seperti kita menggosok gigi dua kali sehari.
2. Gunakan sabun pembersih wajah dua kali sehari. *jangan lupa, sabun yang cocok ama wajah. Jangan termakan iklan! :P*
3. Jangan ragu untuk meminta bantuan (terutama sama dokter jika kita merasa bermasalah banget dengan wajah).
4. Jangan memencet, memegang, atau mengutak-atik jerawat.
5. Jangan harap jerawat akan hilang dalam semalam. Kalau kita merawatnya dengan baik (gunakan obat atau perawatan yang benar), jerawat enggak akan lama "bersarang" di wajah kita.

Ada beberapa mitos tentang jerawat, diantaranya:

Mitos: Jerawat dipengaruhi makanan
Fakta: Masih terdapat banyak perdebatan tentang pengaruh makanan dan minuman -- misalnya cokelat, makanan pedas merangsang (misalnya masakan bercabai), ikan laut dan minuman bersoda -- terhadap tumbuhnya jerawat. Sejauh ini diyakini jerawat tidak disebabkan oleh makanan, namun penderita jerawat memang dianjurkan makan makanan secara seimbang dan selalu mengkonsumsi sayur dan buah. Jadi, boleh saja makan cokelat atau kacang, selama itu tak memperparah jerawat kita.

can i say: "Horeeee...!"? :D

Mitos: Jerawat dipengaruhi musim (iklim).
Fakta: Istilah 'musim jerawat' memang tidak pernah ada. Namun iklim yang panas dan lembab memang akan merangsang kelenjar sebasea untuk berproduksi lebih banyak.

Mitos: Pemakaian kosmetik memicu jerawat.
Fakta: Tidak selalu. Untuk menghindari kulit berjerawat, yang sebaiknya dihindari adalah kosmetik yang berbentuk krim. Artinya, kosmetik bentuk lain tak dikhawatirkan memicu jerawat. Yang pasti, usai memakai kosmetik atau riasan wajah, permukaan kulit harus dibersihkan secermat mungkin sampai tak ada lagi sisa-sisa kosmetik yang menyumbat pori-pori kulit. Bila tidak, kosmetik memang secara tidak langsung bisa menjadi pencetus jerawat.

Mitos: Jerawat disebabkan kulit kotor.
Fakta: Jerawat adalah kondisi yang terjadi pada kulit yang melibatkan hormon tubuh. Tak peduli seberapa sering mencuci wajah, kita tidak dapat bebas sepenuhnya dari jerawat jika pemicunya adalah hormon, kecuali mengobatinya. Bahkan kadang kulit yang dibersihkan secara berlebihan malah memperparah jerawat.

sumber:
http://id.wikipedia.org
http://www.herbalremedies.com/acne.html
http://www.kompas.com/kompas-cetak/0404/30/muda/998194.htm
http://cyberwoman.cbn.net.id/detil.asp?kategori=Health&newsno=319

home

0 komentar: