Saturday, August 19, 2006

19 Juni - Ekskursi

Hohohoho...saatnya menjelajahi Geneve!
Dari daftar ekskursi, gw memilih tur dalam kota plus perkebunan. Mulai tur itu jam 2 siang waktu setempat. Anggota turnya dikiit banget. Busnya aja ga ampe penuh. Sepi banget dah. Mana gw sendirian lagi, soalnya bokap gw mesti kerja.

Ada kejadian menegangkan sebelum tur. Sebelum masuk bus, peserta tur harus ngantri dulu sambil ngeliatin tiket turnya. Saat gw baris, gw melihat peristiwa percobaan pencopetan!!! Ya ampuuunnn...parah! Bukan gw sih yang dicopet tapi orang yang baris di depan gw. Tapi kan tetep aja bikin deg-degan. Untunglah copetnya ga dapet apa-apa.

Pertama, gw dibawa melewati Lac Leman, Jardin Anglais yang ada floral clock atau jam yang dibentuk dari tanaman, trus berhenti. Dilanjutin dengan naik kereta kecil yang emang dikhususkan buat tur dalam kota. Sayang keretanya engga gw foto nih. Lupa...

Dari keliling-keliling naik kereta, gw diajak ke:

katanya dulu ini tempatnya Henry Dunant. Itu lho yang mendirikan Palang Merah. Diihat dari sejarahnya, emang dari dulu Swiss itu cenderung tidak ingin berperang atau tidak mengikuti suatu 'blok' tertentu. Karena itu juga, banyak organisasi internasional yang milih Swiss sebagai tempat markasnya. Misalnya, PBB, ITU (International Telecommunication Union), UNHCR, UNICEF, Palang Merah, pokoknya 'anak-anak' PBB sebagian besar ada di Swiss. Swiss juga ga ikut-ikutan Euro.

kalo ini balai kotanya Geneve. Di balai kota ini ga ada tangga soalnya dulu petinggi-petinggi di Geneve kalo masuk pake kuda jadi susah kalo pake tangga (kata guidenya begitu).

yang gedung persegi panjang itu CERN. Di fotonya dari dalam bus sih, jadi ga gitu jelas :P

Di Geneve itu enak, banyak taman dengan bunga mawarnya dan banyak banget patung. Kalo ini,

Dufour, au siapa. Yang jelas, orang terkenal. Iyalah, secara dibikin patungnya gitu!

ini juga ga tau siapa. Gw sih foto-foto aja :D


ini katanya sih Bastion Reformateurs. Ga tau juga siapa, ga ngedengerin guidenya, foto-foto aja :D


Setelah dari kota, gw keliling-keliling ke perkebunan anggur, di belakangnya itu pegunungan Jura yang membatasi Swiss ama Prancis. kata guidenya, usaha anggur di sini turun temurun, udah dari jaman bareto (dulu) kala.



Setelah tur, ternyata Swiss itu berbeda dengan apa yang gw bayangkan. Kirain tuh, penuh dengan gedung-gedung tinggi kayak di New York yang gw liat di tipi-tipi (kan banyak organisasi internasional), kehidupan metropolis, padat penduduk, dll. Tapi kenyataannya sangat jauh berbeda! Sepertinya pemerintah itu sengaja menjaga Geneve seperti kota-kota tua jaman dulu yang engga ada gedung-gedung pencakar langit. Gedung-gedungnya pun setipe. Paling tinggi mungkin 4 atau 5 lantai dengan banyak jendela.


Hampir semua gedung tipenya kayak gini. Kalo di pinggir-pinggir kota udah mulai sedikit berbeda tapi tetap aja terkesan 'kuno'. Apa masyarakatnya engga bosen ya?

home

0 komentar: