Sunday, July 29, 2007

Prison Break

UPDATED:
Credit buat Zakka yang sudah meminjamkan DVDnya yang berisi Prison Break season 1 episode 13-tamat dan season 2 episode 1-9.
Karena saya baik hati, bunganya 0% aja kok Zak. Bisa cicil kapan pun. Saya lebih prefer kamu bayar cash sih. Tapi terserah deh :P

Okay, first of all about this series is I want to say, just like my sister said if she had watched a great movie:

RED ALERT! YOU HAVE TO WATCH IT!

Pertama denger seri ini, ga terlalu tertarik. Apa coba menariknya nonton orang yang berusaha untuk lari dari penjara? Ga ada kan? Memutuskan untuk nonton juga karena koleksi film seri saya udah habis ditonton. Daripada mati basi di kosan kan mendingan cari tontonan toh? Ga terlalu excited buat nonton waktu pinjem dvdnya dari kakak but after few episodes, I would say, I was wrong back then. Continue with my first comment: seri ini seru abiiiiiiiiiiiiiiiiiis…

Talk about the story, storywriternya jago banget. Genious. Bisa bikin cerita sedemikian rupa, ‘menjebak’ penonton (saya) dengan adegan-adegannya dan memunculkan adegan yang berbeda dengan apa yang ada di pikiran penonton (saya). Gila. Kalo semua jari tangan dan kaki saya jempol, saya kasih semua deh buat storywriternya. Bungkus!

Hal menarik lain dari seri ini, we don’t really sure, who the bad guys or the good guys are. Sometimes, we don’t realize that we always choose side when we watch movies, the bad or the good guys. Just like watching football match, you have to choose what side you stand for. Kan ga lucu kalo gol di satu gawang, teriak kegirangan. Gol di gawang yang lain, teriak kegirangan juga. So, I choose Michael side. Whatever good or bad he is. Who can resist a guy like him? Gyahahahahahahaha…

Still, saya bingung, Michael emang mencoba untuk mengeluarkan Linc dari penjara karena Linc emang innocent tapi kan dengan cara yang salah, if we talk in reality. Robbed a bank (with the suit? Well, you’ve got style there, Michael..huehuehuehue), lari dari penjara barengan dengan penjahat-penjahat lain. Kan mereka penjahat. They belong in prison. Kenapa dia ga stuck with Veronica and seek for the truth?

Soalnya, kalo dia kayak gitu namanya bukan Prison Break!
Yeah.

Orang-orang yang menjebak Linc juga salah. Killing people without any guilt. Do whatever it takes to reach their goals. Cih. Emang politik gitu ya?

Nonton season keduanya itu cape tapi teteuup seru! Deg-degan terus. Gemes. Gitu kalo nonton film yang kejar-kejaran. Setiap episode pasti ada:
“Aduuuhh..cepetaaaaaaan…”
“Run, Michael, RUN!”
“Aduuuh..ngapain siiiih?? Cepetan pergiiiiii…”

Cape nontonnya tapi penasaran sama akhirnya. Btw, mulai ada kejanggalan di season 2 (belum nonton semua sih), bapaknya itu kemana ya? Dia kan penyebab semua ini? Mana dia? Mana? Masa dimunculin di beberapa episode trus langsung ngilang.

Semoga series ini ga terlalu melebar ceritanya, jadi tetap fokus. That’s what important for film series.

home

0 komentar: