Wednesday, November 28, 2007

di suatu sore

di suatu sore yang aman, damai, dan tentram, saya mendapati di meja makan tertumpuk buku-buku yang tampak seperti baru. buku paling atas disimpan terbalik sehingga saya tidak bisa membaca judulnya. maksud hati ingin membaca judulnya, tangan ini perlahan membalik buku paling atas tersebut dan...

JREEEEEENGGG...!!!

"Saatnya untuk Menikah" - Muhammad Faudil Adzim

*menahan napas*

perlahan membuka lembar pertama dan terlihat tulisan tangan khas dari ibu saya.

buat anak2ku
D***, R***, Rani
dari: ibu, bapak

*pingsan*

home

0 komentar: