Saturday, February 23, 2008

untitled

Tuhan bekerja dengan cara yang tidak biasa.

sesudah saya posting tulisan sebelum tulisan ini, tepat sebelum tidur, saya menyempatkan diri untuk membaca salah satu buku yang saya beli, Model Manusia Muslim Abad XXI-nya Anis Matta. Ya, ya, ya, how pity i am baru baca bukunya sekarang. tapi sekarang ga ngebahas ttg itu, saya hanya mau mengutip apa yang saya baca:

Pada usia tertentu, mengadakan psikotes yang bertujuan menentukan jenis kepribadian sebenarnya berbahaya. Dalam kaidah Islam, kita mengenal sebuah prinsip umum bahwa setiap orang pada semua jenjang usia, memiliki peluang yang besar untuk berubah. Jadi, tidak penting mengetahui bahwa Anda mempunyai kualitas begini atau begitu.

Hasil psikotes dapat menjadikan Anda minder, tidak percaya diri, atau bahkan mungkin mencerca diri sendiri. Tentu bukan hal ini yang diharapkan. Hal yang terpenting adalah bagaimana Anda dapat memperluas wilayah mimpi Anda ke depan. Mimpi sebenarnya adalah ruang yang selalu mendahului kenyataan dan tidak ada satu kenyataan yang terbentuk dalam diri seseorang di luar mimpi-mimpinya. Oleh karena itu, adalah penting melakukan pelatihan bermimpi.


Boleh jadi, ketika mengenal diri kita, kita kecewa dan tidak puas dengan diri kita. "Kenapa ya, saya tidak pintar? Kenapa ya, saya punya karakter seperti ini?" Bukan hal ini yang diharapkan. Hal yang perlu kita miliki adalah dorongan ke depan yang selalu ada, cita-cita yang selalu ada, dan perencanaan yang seimbang menuju ke sana.

...

Mengkhayal dapat membantu proses berpikir rasional apabila dilakukan dengan menciptakan ruang yang belum terlihat dalam kenyataan. Mengkhayal selalu melampaui batas waktu dan mendahului waktu; kita menciptakan ruang-ruang dari segala kemungkinan.

Proses penciptaan "ruang-ruang kemungkinan" akan diperkuat oleh proses rasionalisasi logika-logika yang ada dalam akal kita. Kemudian dari sana akan terjadi perpaduan yang bagus antara proses mengkhayal dan proses berpikir.


: bermimpi yang rasional sesuai kenyataan.

home

0 komentar: