Saturday, July 04, 2009

I.Q.

judul film jadul yang menjadikan Albert Einstein sebagai salah satu tokohnya. bukan, film ini bukan film serius, justru komedi romantis. lucu juga. entah film ini diangkat dari kisah nyata atau engga.

ada beberapa adegan pembicaraan Einstein dan teman-temannya, para pemikir yang freaky-freaky. seperti, kejadian alam semesta yang kebetulan atau engga, tentang waktu sebenarnya ada atau engga.
"kamu tidak bisa bertanya 'kapan' karena waktu itu tidak ada."
iya, waktu itu sebenarnya ga ada kan? hanya seolah-olah ada, buatan manusia, yang memerlukan ukuran. dan akhirnya sekarang kita sendiri yang suka repot, dikejar-kejar waktu (deadline) atau mencari yang tercepat dalam buat keputusan *weits... =p

jadi film ini bercerita tentang keponakan Einstein, seorang matematikawati (ada ga sih kata ini di bahasa indonesia?), yang membuat seorang montir jatuh hati. padahal sang keponakan udah bertunangan dengan seorang peneliti. merujuk ke ungkapan "selama janur kuning belum melengkung", Einstein dengan berbaik hati membantu sang montir untuk mendapatkan keponakannya. menurut Einstein, keponakannya ini terlalu mempergunakan otaknya daripada hatinya.
"dont let your brain interfere your heart," ujar sang paman.
Sang tunangan pun ga rela dikalahkan hanya oleh seorang montir.
"He's pleasant, and popular. Uncle Albert likes him. Naturally, you feel attracted. but it wont last. We have what lasts. Common aims and interests, verbal communication. Finance security, intellectual compatibility."
"What about love?"
sesudah nonton ini saya iseng cari-cari quote dari Einstein. beberapa ada yang bagus tapi engga tahu juga sih keshahihan quote-quote ini =p
"Gravitation is not responsible for people falling in love."
"Education is what remains after one has forgotten everything one has learned in school."
"Not everything that counts can be counted, and not everything that can be counted counts."
"The important thing is not to stop questioning. Curiosity has its own reason for existing."

0 komentar: