Monday, January 10, 2011

16 hari

yak, 16 hari mengelilingi 10 kota! perjalanannya mostly dengan kereta, pake tiket eurail. enaknya dengan kereta, bisa pilih jadwal on the spot, tergantung kondisi saat itu. ga enaknya, meskipun udah pake tiket eurail, harus bayar reservasi tempat duduk. kalau antar kota di satu negara sih ga mahal-mahal amat. paling mahal 10 euro, untuk sekali perjalanan. kalau antar negara, baru deh agak mahal. apalagi kalo overnight train *curcol*. dan herannya, di semua perjalanan selalu dapat tempat duduk padahal musim liburan! :D

well, i'm not going into details, just bring some highlights from each city.


kota pertama, Paris! seperti layaknya masalah ibukota, di Paris banyaak banget imigran. gelandangan. metro (subway) yang kotor dan jalur menuju metro yang kayak labirin, muter-muter :)). vandalisme dimana-mana. yang paling menyedihkan adalah menemukan 2 kali, gadis berjilbab duduk di tengah-tengah tempat orang jalan di metro, sambil menunduk dan menengadahkan tangan. makes me wonder, what people think about them? or when they see me?

kota kedua sebenernya Barcelona, ambil overnight train dari Paris. dan saya mulai sakit, sedikit pusing dan batuk. salahkan cuaca dan pola makan yang ga bener :p. disini hanya beberapa jam karena lanjut ke Cordoba. tapi nanti balik lagi, jadi detail Barcelona nanti saja.

so, Cordoba is a small city. not so many things to see here. transportasi hanya bus dan taxi. saya menginap di daerah kota tuanya, very nice. jalan-jalan kecil, gang-gang antara bangunan rumah. dan tentu saja pohon-pohon jeruk.


dari Cordoba, naik bus pergi-pulang ke Granada. kota kecil nan sepi. mungkin karena hari minggu waktu kesana. hanya pergi ke kompleks Al Hambra yang memakan waktu seharian. but it was soooo beautiful! definitely wanna come again, kalau ada rejeki. barang-barang supermarketnya sangat murah! air mineral botol hanya 18 sen. jeruk 3 buah, 18 sen juga kalo ga salah. dan supermarketnya buka di hari minggu! hebat!

Al Hambra, Granada

besoknya dari Cordoba lagi, pp kereta ke Sevilla. lebih ramai dibanding Cordoba dan Granada, wajar sih karena ibukota Andalusia. lebih banyak juga tempat yang bisa dikunjungi. salah satu kota terseru yang didatangi :D tapi yang menyebalkan adalah transportasi kurang informatif. maksudnya, di bus ga ada pemberitahuan bus stop selanjutnya atau peta dari bus stopnya. nama halte busnya juga kurang terlihat dari dalam bus. jadi harus mengira-ngira perjalanannya udah sampai mana.

Plaza de Espanya, Sevilla

dari Cordoba, balik lagi ke Barcelona. anehnya, setiap di kota ini, saya sakit. setelah sebelumnya batuk, disini mulai muncul gejala-gejala pilek. dan di penghujung hari, kaki saya melepuh T_T keindahan Barcelona beda dengan kota-kota Spanyol sebelumnya. Barcelona lebih berwarna, mungkin karena karya Gaudi dan sebangsanya yang....nyentrik.

video

lanjut ke Roma, setelah nginep di airport Barcelona semalam karena ketinggalan pesawat. aduh, Roma ini gimana ya... halte busnya sangaat minimalis. tempat duduk aja ga ada. masih mending di Bandung deh ada kanopi plus tempat duduknya. jalur menuju metro muter-muter kayak di Paris. metronya kotooooooor banget nget nget. ampun dah. tiket masuk Colloseum yang tergolong mahal, dalemnya kayak gitu doang bayar 13 euro. bandingkan dengan tiket Eiffel yang sampe puncak cuma 11 euro! konstruksi dimana-mana. mungkin karena rencana world expo selanjutnya di Milan. dan seeeemua orang kayaknya ngerokok deh. tua muda. cewe cowo. huh. cukup sekali aja ke Roma!

Piazza Venezia, Rome

next, Florence. small city. ga terlalu berkesan. lanjut Pisa, even smaller city. but the weather was so nice when i was there. shocking reality, ternyata Pisa pendek yaaaaa.. di foto-foto kesannya tinggi gituu...

view from Ponte Vecchio, Florence


then Venice! loooooooove it! small labyrinth city yet beautiful. i can smell the ocean!


kota terakhir, Milan. ga banyak yang menarik di Milan. well, my purpose was to meet my friends here, so it was okay for me. dan nginep di airport lagi karena pesawat balik ke jerman, pagi jam 8. it was planned tho'.

sekarang, mari kita bandingkan semuanya, Jerman-Prancis-Spanyol-Itali. meskipun penilaian saya kurang seimbang karena di negara-negara ini saya hanya beberapa hari dan hanya di beberapa kota (1 kota untuk Prancis), let's say, it's my first impression. kita lihat nanti kalau bisa berubah.

untuk transportasi, Jerman lebih 'rapih dan bersih'. masalah vandalisme ada tapi ga separah di Paris atau Roma. Spanyol masih lebih bagus dibanding Itali, kota kecil Cordoba mengalahkan Roma. transportasi ini sesuai dengan harga tiket sih. di Jerman 2x lipat lebih mahal dibanding negara-negara lainnya (kecuali Paris).

untuk masalah makan, rata-rata sama. tergantung beli makan dimana dan beli apa.

untuk tourist spots, masing-masing punya karakteristik tersendiri. bisa dikatakan orang Spanyol dan Itali adalah orang-orang relijius (dulu?), banyak banget gerejanya. plus patung-patung. dan plaza-plaza. Jerman, not so religious. biasanya kalo ga kastil, museum, atau alam. Prancis? Paris gitu. banyak banget yg bisa dikunjungi.

last, moral dari trip ini adalah:
1. lakukan trip sebelum umur 25 tahun dan sebagai student, niscaya banyak reduced price untuk tiket masuk
2. bawalah tensoplast untuk mengobati kaki yg melepuh!
3. traveling di musim dingin enak juga, ga perlu bawa baju banyak karena jarang keringetan :))
4. terkait poin 3, kalau di musim dingin, enaknya pilih daerah selatan karena ga terlalu dingin dan cuaca mostly bagus

can't wait for the next trip!

4 komentar:

piqs said...

bingung mau komen apalagi. ngetake pertamax aja lah :p

Roberto said...

"dan supermarketnya buka di hari minggu! hebat!"

yeah, right! padahal kalo di indo biasa aja sih... :P

Zakka Fauzan Muhammad said...

well, di Portugal semua supermarket buka hari minggu loh pra :D

Rani said...

@zakka: licik banget siiih
@roberto: iya, udah biasa sama yg open 24h sih..