Monday, August 28, 2006

obsesi???

sebenarnya saya seharusnya tidak ngeblog. begitu banyak yang harus dikerjakan tapi...

toloooooooong...saya tidak tahan untuk tidak menulis!!!

berawal dari beberapa bulan yang lalu, saya mempunyai keinginan untuk pergi ke sana. meskipun hanya sehari, at least, saya bisa melihat seperti apakah tempat yang saya tinggali pertama kali di dunia ini.

ketika tawaran itu datang, saya sangat-sangat tidak menyangka! semua begitu terjadi tiba-tiba...dan hilang tiba-tiba.

sejak itu, saya berniat, kapan pun waktunya, saya akan pergi ke sana! bagaimana pun caranya! mungkin sekolah, mungkin liburan lagi, mungkin...bulan madu? :D

percaya atau tidak, sejak saya pulang, banyak kejadian yang mengingatkan saya akan tempat itu. pernah suatu hari saya tersesat ke situs da vinci code. di situs itu sebuah kuis yang berhadiah perjalanan tur da vinci code, seperti yang ada di bukunya sendiri. saya, dengan pikiran gila saya, berencana untuk ikut. hah? gila! tapi, ternyata saya tidak cukup gila. saya mengurungkan niat saya itu.

saya engga segitunya banget ah...
--


jadi, suatu hari saya melewati penjual pin-pin yang ada di depan Salman. Diantara semua pin-pin yang dipajang, terlihat pin ini begitu 'mencolok' di antara yang lain. mungkin penjualnya masih terbawa oleh euforia piala dunia. selain pin ini, ada juga pin-pin negara lain. saya melihat-lihat pin ini. saya pegang, tanya harganya. memandanginya.

saat itu, saya berkata tidak! ngapain beli sih? saya kan orang indonesia, ngapain beli pin negara lain? mahal lagi, 6000!

tapi, apa yang terjadi? pin itu selalu terbayang! duuuh...setiap saya melihat penjual pin, saya mencari-cari pin seperti itu. konon kabarnya, dalam berbelanja, jika ragu-ragu membeli, tinggalkan barang itu dan pulang. jika di rumah masih terbayang, berarti harus membeli barang itu. ah, itu kan hanya untuk seorang penggila belanja! apakah saya seorang penggila belanja?

sampai suatu hari, saya bertemu lagi dengan penjual pin itu dan...saya memutuskan untuk membeli. apakah saya seorang penggila belanja? di kepala saya pun masih terdengar,

ngapain? ngapain? ngapain?

saya menghibur hati, saya beli 4000 kok! nawar, dong! lagipula, pin indonesia tidak ada :P namun hingga kini, saya belum pernah memakai pin itu. hanya tergeletak begitu saja di meja belajar. sekarang kan bulan agustus, bulan kemerdekaan indonesia. mungkin saya akan memakainya bulan september.
--
kemudian, kira-kira 2 minggu yang lalu, saya membaca blog teman saya yang luar biasa ini. katanya, dia bercita-cita untuk melanjutkan studi di prancis (akhirnya saya menyebutkannya. sadar tidak, dari tadi saya tidak pernah menyebutkannya?). saya tersentak. tulisan teman saya itu mengingatkan akan keinginan saya itu. saya juga ingin ke sana...

beberapa saat kemudian, bapak saya yang baru pulang dari kantor, tiba-tiba berteriak dari bawah (kamar saya di lantai 2).

"Rani!!! Ada temen kamu, nih!"

saya jelas bingung. rasanya tadi saya tidak mendengar adanya bel pintu, kecuali dari bapak saya. segera saya turun ke bawah dan apa yang saya temui?



saya mendapat surat dari teman yang berada di sebelah saya, merujuk pada foto di samping.

saya mendapat surat dari prancis!

bayangkan, setelah saya membaca blog teman saya yang menulis dia ingin melanjutkan studi ke prancis, beberapa menit kemudian saya mendapat surat dari teman saya di prancis!

O-MAI-JI-O-DI!

kata-kata yang keluar dari mulut saya hanya, "ya ampuuuunn...ya ampuuuunnn...ya ampuuunnn..." dan bapak saya berkata, "ngapain kamu ampun-ampunan?"

"ya ampuuuunnn...!!!"

ceritanya itu berawal dari beberapa tahun yang lalu, ketika saya SMP, saya menerima surat dari teman prancis saya ini, sebut saja, M. Surat dari M berisi kartu ucapan selamat ulang tahun dan ajakan untuk saling berkirim surat. Memang, awal mula saya (keluarga saya) bisa berkenalan dengan M adalah karena kami lahir pada tanggal yang sama, rumah sakit yang sama, dan waktu kelahiran yang sedikit berbeda.

ketika menerima surat itu, saya kaget. waow...surat itu datang dari tempat yang begitu jauh. bodohnya saya, saya baru membalas surat itu ketika saya SMA! kelas 3 lagi! sinting! saat saya sudah lupa dengan surat itu, surat balasannya tiba-tiba datang...

kali ini, saya tidak akan menunggu bertahun-tahun untuk membalasnya.
--
akhir-akhir ini, saya sering mendengar di tv lagu...siapa coba? paris hilton.
--
beberapa hari kemarin, teman saya yang luar biasa ini tiba-tiba bertanya pada saya,
"kamu...mau pergi ke prancis ya?"
"haa?" bagaimana saya tidak kaget mendengar pertanyaan itu?
"iya...kamu mau atau pengen pergi ke prancis kan?"
"iya! iya! kenapa?" saat itu saya mulai berpikir kalo teman saya ini mau membiayai saya pergi ke sana :D
"saya juga pengen ke sana. jadi ada temen." tampak pikiran tadi salah...
"kok tau kalo saya pengen ke prancis?"
"pernah baca...di fs kamu kalo ga salah."

oh ya, saya ingat. saya menulis di profile saya.

Who I Want to Meet:
i would like to meet? can i change the question to 'Where i wanna go?'

FRANCE!!!!!!!

huhuhuhuhuhuhuhuhuhuhuhuhu.....


profile itu saya update sesudah tanggal 20 juni.
--
kejadian terakhir, ketika saya membaca judul salah satu artikel di koran pagi pada hari jumat minggu lalu.

Warga Kali Perancis Panik

haaaaaa??? ada ya Kali Perancis di Indonesia? siapa yang menyangka ada sebuah kali di Indonesia dinamakan Perancis???

Gila!!!

home

Thursday, August 24, 2006

20 Juni


hari ini dimulai dengan perjalanan mendapatkan visa prancis. naik trem dari cornavin menuju athenee, daerah konsulat prancis berada. cornavin dan athenee itu semacam halte trem. mungkin kalo di bandung tuh semacam ledeng, kalapa, cicaheum, sarijadi, sadang serang, dll. karena tgl 18 udah survey tempat konsulatnya, jadi ga muter-muter nyari lagi.

kenapa engga dari kemaren ngurus visanya?
karena ternyata di konsulat itu lagi diadakan pemilu buat warga negara prancis yang tinggal di luar prancis. jadi, konsulat tutup sampai kemaren, baru buka tgl 20 ini.

kenapa engga di indonesia ngurus visanya?
karena waktunya ga cukup. apalagi birokrasi indonesia gitu. you know lah. dengan asumsi di swiss birokrasinya engga seperti di indonesia, diharapkan bisa dapet visa dengan lebih mudah.

waktu udah nyampe di konsulat, ternyata kantornya masih tutup tapi udah banyak orang. kira-kira 3 orang *banyak itu lebih dari satu kan :P* dan bertambah lagi sesudah kami *gw + bokap* dateng. mulai bertanya-tanya, dari kemaren-kemaren sih bertanya-tanya-nya, dapet visa ga ya? dapet visa ga ya?

akhirnya kira-kira jam 9, konsulat ini dibuka dan setelah ngomong-ngomong sebentar, eh, taunya kami disuruh pergi ke kantor yang lain yang khusus ngurus visa. setelah dikasih peta ama petugasnya, jalan lagi deh buat nyari kantor yang satu lagi. engga terlalu jauh dari konsulat, jadi ga makan waktu lama.

nyampe di sana, udah banyak orang juga. kami ngantri di luar kantor karena pintu kantor itu dijaga ama satpam dan yang masuk adalah orang yang akan dilayani. aneh banget. masa ngantrinya di luar sih?

sebelum giliran kami, kami ditanya ama satpam, apa ya? gw juga ga ngerti :P yang ngomong bokap gw gitu. kalo ditebak-tebak sih, satpam itu ngasih formulir visa schengen sedangkan bokap gw ga mau. kami pengen visa prancis doang karena visa schengen itu ngurusnya lama, 2 minggu. soalnya dengan schengen itu, paspor kami harus berpindah-pindah negara untuk ngurus visa di masing-masing negara tersebut dan itu jelas makan waktu yang lama. sedangkan kami di Geneve kurang lebih seminggu, ga mungkin banget kan? trus satpamnya geleng-geleng. udah mulai ga enak hati nih.

beberapa menit kemudian, kami dipersilakan masuk untuk ketemu petugasnya langsung. oleh petugasnya, kami tetap ditawari visa schengen itu lagi dan bokap gw tetap menolaknya. bahkan bokap gw sampai ngomong yang artinya kira-kira begini,
"hanya untuk satu hari. kami dalam perjalanan nostalgia, dia lahir disana," sambil nunjuk ke gw dan menunjukkan paspor gw.

apa reaksi petugas itu? dia menggeleng.

"no?"
"no."

pupus sudah. pupus. habis.

akhirnya kami keluar dari kantor itu dan berjalan ke halte trem.

"gimana perasaan kamu?"
"sedih."

can you imagine? mimpi lo udah di depan mata dan tiba-tiba...wuuush...hilang! waktu tur kemaren aja, gw bisa melihat gerbang perbatasannya tapi gw ga bisa lewat. dengan uang yang membawa gw ke sini, gw ga bisa lewat. dengan sekian waktu yang berlalu untuk sampai ke sini, gw ga bisa lewat.

ngapain sih bikin schengen-schengen segala!

ya,ya,ya. bersyukur udah nyampe sini. ga semua orang bisa nyampe sini, liat salju, naik pesawat...

::sigh::

memulai hari dengan buruk. tanpa tujuan, gw ngikut bokap ampe tempat kerjanya. engga ngikut ke kantornya sih, cuma ikut turun doang dan jalan-jalan di daerah sana. halte tremnya sih bernama nations, soalnya di sana ada gedung pbb dan 'anak-anaknya'. akhirnya, berniat untuk mengunjungi semua anak-anak pbb itu, daripada engga ada kerjaan...



united nations atau perserikatan bangsa-bangsa. gw kira gedungnya bakalan tinggi, ternyata engga. ngeliat di plang depan gedungnya sih, katanya ada tur keliling gedung pbb ini. tapi setelah gw tanya ke satpam, satpamnya bilang, "no tour this week!"

baiklah. mari kita jalan lagi. ternyata dekat sana ada museum, namanya ariana. and guess what? waktu baca plang di depan gedungnya, ternyata hari di saat kedatangan gw itu, museumnya tutup!

kenapa semuanya seperti bersekongkol menolak gw hari ini sih?

ya sudah, jalan lagi, nemu banyak gedung.

*fotonya ndak bisa di aplot. ndak tau knapa*
ada unesco. bukan disini kantor pusatnya tapi di paris. *huhuhu...*


ketiga gedung ini milik ITU (ai-ti-yu bukan itu!)


aneh banget ya namanya, OMPI atau WIPO atau World Intellectual Property Organization. gedungnya lumayan tinggi nih, ngalahin gedung pbb.


ada palang merah...


OMM-WMO-World Meteorological Organization, gedungnya bagus. transparan gitu.


ada unicef...


ini WTO, World Trade Organization.


ketemu universitas lagi!


dan unhcr.

belum semua gedung 'ditemukan', gw belum nemu WHO. jalan nyari-nyari ga ketemu-ketemu. liat ada bus sih yang jurusannya itu WHO tapi saat gw pengen naik bus itu, ditunggu-tunggu busnya ga dateng-dateng. tumben banget ya? diyakini berarti gw belum ditakdirkan untuk menemukan gedung WHO.

cape juga jalannya. karena gw kelaperan dan di sekitar situ tidak terlihat adanya penjual makanan, gw memutuskan untuk kembali ke cornavin. naik trem lagi dong, gila aja kalo jalan.

nyampe di cornavin, beli sandwich dan minum. cari tempat duduk, makan sambil ngeliatin orang-orang. ngapain lagi ya? mikir-mikir. bengong clingak-clinguk. nge-net? yuuukk...

akhirnya posting deh :P

home

Saturday, August 19, 2006

19 Juni - Ekskursi

Hohohoho...saatnya menjelajahi Geneve!
Dari daftar ekskursi, gw memilih tur dalam kota plus perkebunan. Mulai tur itu jam 2 siang waktu setempat. Anggota turnya dikiit banget. Busnya aja ga ampe penuh. Sepi banget dah. Mana gw sendirian lagi, soalnya bokap gw mesti kerja.

Ada kejadian menegangkan sebelum tur. Sebelum masuk bus, peserta tur harus ngantri dulu sambil ngeliatin tiket turnya. Saat gw baris, gw melihat peristiwa percobaan pencopetan!!! Ya ampuuunnn...parah! Bukan gw sih yang dicopet tapi orang yang baris di depan gw. Tapi kan tetep aja bikin deg-degan. Untunglah copetnya ga dapet apa-apa.

Pertama, gw dibawa melewati Lac Leman, Jardin Anglais yang ada floral clock atau jam yang dibentuk dari tanaman, trus berhenti. Dilanjutin dengan naik kereta kecil yang emang dikhususkan buat tur dalam kota. Sayang keretanya engga gw foto nih. Lupa...

Dari keliling-keliling naik kereta, gw diajak ke:

katanya dulu ini tempatnya Henry Dunant. Itu lho yang mendirikan Palang Merah. Diihat dari sejarahnya, emang dari dulu Swiss itu cenderung tidak ingin berperang atau tidak mengikuti suatu 'blok' tertentu. Karena itu juga, banyak organisasi internasional yang milih Swiss sebagai tempat markasnya. Misalnya, PBB, ITU (International Telecommunication Union), UNHCR, UNICEF, Palang Merah, pokoknya 'anak-anak' PBB sebagian besar ada di Swiss. Swiss juga ga ikut-ikutan Euro.

kalo ini balai kotanya Geneve. Di balai kota ini ga ada tangga soalnya dulu petinggi-petinggi di Geneve kalo masuk pake kuda jadi susah kalo pake tangga (kata guidenya begitu).

yang gedung persegi panjang itu CERN. Di fotonya dari dalam bus sih, jadi ga gitu jelas :P

Di Geneve itu enak, banyak taman dengan bunga mawarnya dan banyak banget patung. Kalo ini,

Dufour, au siapa. Yang jelas, orang terkenal. Iyalah, secara dibikin patungnya gitu!

ini juga ga tau siapa. Gw sih foto-foto aja :D


ini katanya sih Bastion Reformateurs. Ga tau juga siapa, ga ngedengerin guidenya, foto-foto aja :D


Setelah dari kota, gw keliling-keliling ke perkebunan anggur, di belakangnya itu pegunungan Jura yang membatasi Swiss ama Prancis. kata guidenya, usaha anggur di sini turun temurun, udah dari jaman bareto (dulu) kala.



Setelah tur, ternyata Swiss itu berbeda dengan apa yang gw bayangkan. Kirain tuh, penuh dengan gedung-gedung tinggi kayak di New York yang gw liat di tipi-tipi (kan banyak organisasi internasional), kehidupan metropolis, padat penduduk, dll. Tapi kenyataannya sangat jauh berbeda! Sepertinya pemerintah itu sengaja menjaga Geneve seperti kota-kota tua jaman dulu yang engga ada gedung-gedung pencakar langit. Gedung-gedungnya pun setipe. Paling tinggi mungkin 4 atau 5 lantai dengan banyak jendela.


Hampir semua gedung tipenya kayak gini. Kalo di pinggir-pinggir kota udah mulai sedikit berbeda tapi tetap aja terkesan 'kuno'. Apa masyarakatnya engga bosen ya?

home

Friday, August 11, 2006

tag it!

baiklah, tadinya emang hari ini mau apdet blog tapi secara tadi internetnya aga-aga rese, postingan yang udah diketik tiba-tiba menghilang! hiks.
ternyata, gw emang ditakdirkan untuk mengapdet. dapet lemparan dari temankuh nun jauh disana nih!

The Quiz
1. Do the following
2. Choose 5 persons to do this

Favourites
Favourite Colour: blue. sama nih, fan :)
Favourite Food: sayur, dark chocolate, peuyeum *hahahaha*, pisang.
Favourite Song: yang bisa gw nyanyiin :P
Favourite Movie: comedy, action, yang endingnya ga ketebak macem identity, 2009 lost memories, infernal (apa internal?) affairs, crash...
Favourite Sport: renang!
Favourite Day of the Week: kamis, jumat, sabtu, minggu. biasanya film di tipi bagus-bagus.
Favourite Ice Cream: choco. sama lagi, fan :P

Currents
Current Mood: plain.
Current Taste: delicious?
Current Clothes: baju dinas di rumah :))
Current Desktop: my fav photo *for now*
Current Toenail Colour: pink. ungu kalo abis kejepit pintu :P
Current Time: 7.34 pm waktu kompi
Current Annoyance: mau ujian dan blum blajar! >_<
Current Thoughts: kok udah jam segini lagi..padahal banyak yang pengen dikerjain...

First
First Best Friend: arum
First Crush: hahahahaha...kelas brapa ya? 3 apa 4 gitu :))
First Movie: lupa gila...
First Lie: kayaknya pas ditanya, "kamu jajan apa di sekolah?" dan gw jawab, "ga ada.." padahal gw jajan.
First Music: musik iklan kali ya? soalnya dari kecil suka merhatiin iklan :P

Last
Last Cigarette: firstnya aja belom
Last Drink: air bening
Last Car Ride: biru gonjreng 1730 HQ (apa 1703?)
Last Crush: begaya desy ratnasari: no comment! hahahahahahahha...
Last Phone Call: rumah
Last CD played: kurasakan pudar dalam hatiku...

Have you ever
Have you ever dated one of your best friends: kaga! secara best friend gw cewe getoo..
Have you ever broken the law: sometimes
Have you ever been arrested: arrested by love..halah..hyahyahyahya...
Have you ever skinny dipped: apaan sih nih?
Have you ever kissed someone you don't know: dalam mimpi.

Tag 5 people!

siapa yak...mmm...destia,piqs,-ay-,Ai, ama weno

jangan lupa kerjain pr-nya ya teman-teman ;)
home

untuk sementara

dulu, gw pernah melihat pulpen temen gw yang ditempeli kertas. biasanya kan kertas itu untuk mengidentifikasi pemilik pulpen tapi apa coba yang ditempel oleh temen gw itu?

pulpen ini dipinjamkan kepada (nama temen gw)...

meskipun begitu, gw yakin, pulpen itu dibeli oleh temen gw. selain heran, gw juga membenarkan kertas itu. apa yang ada sekarang sama gw, sejatinya (caelah) bukan milik gw. semuanya bisa hilang dalam sekejap. kadang gw membayangkan akan kehilangan sesuatu yang ada sama gw sekarang dan seseorang yang kadang gw bayangkan akan hilang adalah keluarga gw, terutama ibu.

bagaimana kematian menjelang, bagaimana keadaan rumah saat ibu engga ada, bagaimana keadaan gw sendiri saat ibu engga ada.

apakah air mata ini akan menetes?
atau berderai?
atau bahkan engga keluar sama sekali?

bagaimana rasanya?

gw berpikir, mungkin rasanya seperti saat ibu keluar kota, hanya saja tidak pernah kembali ke rumah.

apalagi ditambah keadaan sekarang dengan bencana dimana-mana. saat seorang anak tertidur lelap bersama keluarganya, beberapa menit kemudian bisa menjadi sebatang kara. siapa yang bisa memperkirakan?

tidak ada.

setiap gw membayangkan hal seperti ini, gw berdalih, ini untuk persiapan mental.
apa iya bisa mempersiapkan mental hanya dengan membayangkan?

apapun itu, sekarang gw berusaha untuk menghabiskan waktu bersama ibu, sebelum semuanya terlambat.

home

Thursday, August 03, 2006

tadi malam

tadi malam saya mimpi kamu
mimpinya terasa sangat nyata
saya sampai begitu berharap kalau itu bukan mimpi

ketika bangun, saya sedikit kecewa
dan bingung juga

bagaimana bisa
kau hadir di mimpiku
padahal tak sedetik pun
...

iya sih, kemaren-kemaren emang keinget kamu
tapi itu kan cuma gara-gara ngelewatin kampus kamu

kapan ya kita ketemu?
udah lama banget saya pengen ketemu
soalnya saya hutang maaf sama kamu
mungkin kamu ga ngerasa
tapi saya ngerasa bersalah

mungkin kamu juga udah ngelupain peristiwa itu
bahkan menganggapnya tidak pernah terjadi
saya juga gitu sih
tapi boleh kan saya minta maaf?
atas peristiwa dulu

peristiwa cupu itu
saat saya, kamu, temanmu
dan yang lain
masih cupu
duh, cupu banget deh

wah, saya mengulang kata cupu 4 kali

saya harap kamu masih anggap saya teman kamu
saya masih anggap kamu teman saya kok
setelah kebisuan yang selama ini terjadi di antara kita

***

titik merah saya hilang lagi!! T_T

home