Friday, July 31, 2009

pusing ga lo punya teman-teman kayak begini...

lokasi: kantor
latar belakang cerita:
A ingin pergi ke suatu tempat, naik taksi. ada B dan C di dekatnya.
A: naik taksi aja ya perginya?
B: iya, naik blu* bird aja. hati-hati suka ada yang palsu...
A: oh ya? yang asli yang mana?
C: yang asli itu yang warnanya biru! kalo kuning namanya blu* band!
***

lokasi: di jalan
X: eh, kalo blu* bird itu logonya burung kan?
Y: iya...
X: trus, kalo taksi yang warna biru logonya bulet telur itu, blu* bird palsu dong?
Y: engga, mereka masih satu group...
X: oh...
beberapa detik kemudian...
X: hahahahahaha...
Y: loh, kenapa tiba-tiba ketawa???
X: kalo yang logo telur, itu sih burungnya aja yang belum menetas!
***

lokasi: kamar kosan
A: aduuuh..geraaah...

A pencet-pencet remote AC

B: kalo gerah, ya diturunin dong suhunya...

A terdiam beberapa saat. pencet-pencet remote lagi...

B: ya ampuuuun...pertama kali kamu naikin suhunyaa???
A: iyaa...salah yaaaa??
B: ya iyalaaaaaaah...
***

lokasi: tempat perbelanjaan
latar belakang cerita:
A dan B ingin beli barang buat bersih-bersih
A: beli yang mana kita?
B: hmmm...mendingan beli pembersihnya aja deh, kalo toolsnya pinjem aja ke penjaga kosan...
A: aduh, bungkus pembersihnya kotor banget sih! ganti yang lain doong..
B: aduuuh...biarin ajaaa..ini kan cuma interfacenya, yang penting value di dalem!
***

lokasi: tempat wudhu
latar belakang cerita:
Kiriman motor milik X sudah datang. A dan B dalam perjalanan mengambil motor milik X, perginya naik motor A.
X: eh, A dan B itu pergi kemana ya?

Y terdiam beberapa saat sambil memandang X dengan tatapan tidak percaya.

Y: ya ampuuuun...mereka kan pergi ngambil motor kamuuuuu...masaa ga ingeeet...
X: ooooooh...iya yaaaaa? hahahahaha...
Y: tapi...kenapa perginya harus berdua ya?
giliran X yang memandang Y dengan pandangan..yang...begitulah...

***

lokasi: mobil
A: kalo ibu saya, syarat lingkungan rumah itu harus ada becak!
B: emang kenapa?
A: soalnya ga mau naik ojek..
B: kalo keretek gimana? tau keretek ga?
A: apa itu teh?
B: itu looh..saldo, delman, pedati...
A: saldooooo...autodebeeeet...
C: sado kaliiiiiii...

Saturday, July 04, 2009

hope

Girls are taught
a lot of stuff growing up:
If a guy punches you, he likes you.
jaman SD banget ga sih? =))
Never try to trim your own bangs.
apa sih ni artinya?
And someday you will meet a wonderful guy
and get your very own happy ending.
And your commitment
to each other.

Every movie we see,
every story we're told
implores us to wait for it.

The third act twist:
The unexpected declaration of love.

The exception to the rule.

But sometimes we're so focused
on finding our happy ending
we don't learn how to read the signs.

How to tell the ones who want us
from the ones who don't.

The ones who will stay
from the ones who will leave.

And maybe this happy ending
doesn't include a wonderful guy.

Maybe it's you...
... on your own...

... picking up the pieces and starting over.

Freeing yourself up
for something better in the future.

Maybe the happy ending is just...

... moving on.

Knowing that through all the unreturned phone calls
and broken hearts...

through all the blunders
and misread signals...

through all of the pain and embarrassment...
you never,
ever
gave up hope.

quote from he's just not that into you. yay to gigi and alex! love them! =D

I.Q.

judul film jadul yang menjadikan Albert Einstein sebagai salah satu tokohnya. bukan, film ini bukan film serius, justru komedi romantis. lucu juga. entah film ini diangkat dari kisah nyata atau engga.

ada beberapa adegan pembicaraan Einstein dan teman-temannya, para pemikir yang freaky-freaky. seperti, kejadian alam semesta yang kebetulan atau engga, tentang waktu sebenarnya ada atau engga.
"kamu tidak bisa bertanya 'kapan' karena waktu itu tidak ada."
iya, waktu itu sebenarnya ga ada kan? hanya seolah-olah ada, buatan manusia, yang memerlukan ukuran. dan akhirnya sekarang kita sendiri yang suka repot, dikejar-kejar waktu (deadline) atau mencari yang tercepat dalam buat keputusan *weits... =p

jadi film ini bercerita tentang keponakan Einstein, seorang matematikawati (ada ga sih kata ini di bahasa indonesia?), yang membuat seorang montir jatuh hati. padahal sang keponakan udah bertunangan dengan seorang peneliti. merujuk ke ungkapan "selama janur kuning belum melengkung", Einstein dengan berbaik hati membantu sang montir untuk mendapatkan keponakannya. menurut Einstein, keponakannya ini terlalu mempergunakan otaknya daripada hatinya.
"dont let your brain interfere your heart," ujar sang paman.
Sang tunangan pun ga rela dikalahkan hanya oleh seorang montir.
"He's pleasant, and popular. Uncle Albert likes him. Naturally, you feel attracted. but it wont last. We have what lasts. Common aims and interests, verbal communication. Finance security, intellectual compatibility."
"What about love?"
sesudah nonton ini saya iseng cari-cari quote dari Einstein. beberapa ada yang bagus tapi engga tahu juga sih keshahihan quote-quote ini =p
"Gravitation is not responsible for people falling in love."
"Education is what remains after one has forgotten everything one has learned in school."
"Not everything that counts can be counted, and not everything that can be counted counts."
"The important thing is not to stop questioning. Curiosity has its own reason for existing."