Saturday, October 24, 2015

book review: Mary Poppins

Awal tahu Mary Poppins itu dari kata Supercalifragilisticexpialidocious. Beli bukunya karena penasaran dengan karakter Mary Poppins yang disebut sebagai magical nanny for a dysfunctional family. Tapi setelah selesai baca, I must say, I was disappointed.


First, look at the cover. Mary is smiling ear to ear. How is she in the story? Hardly. Kedua, Supercalifragilisticexpialidocious ga muncul! How come! Setelah mengingat-ingat, sebelumnya pernah nonton Saving Mr.Banks yang menceritakan bagaimana P.L. Tavers dan Walt Disney bekerjasama untuk membuat film Mary Poppins dan sepertinya kata Supercalifragilisticexpialidocious baru ada di film itu. If I'm not wrong.

Ketiga, kirain buku ini punya satu jalan cerita yang menceritakan bagaimana disfungsinya keluarga Mr.Banks dan bagaimana Mary datang sebagai penyelamat. Tapi ternyata isinya potongan-potongan cerita tentang Mary yang mengasuh anak-anak Mr.Banks dengan membawanya ke pasar atau taman dan hal-hal ajaib di sekitarnya. I must admit, the magical things are really cute and imaginative. Tapi hubungan atau dialog dengan Mr.Banks, Mrs. Banks, atau yang lainnya yang ada di rumah Cherry Tree Lane ini sedikit sekali. Disfungsionalnya kurang terlihat dan upaya penyelamatan Mary hanya sekedar mengasuh anak-anak sebentar lalu pergi.

Entah ya apa buku aslinya memang seperti itu atau buku ini mengalami pengeditan besar-besaran. Too bad it was not fulfilled my expectation. Atau ada versi lain yang sesuai aslinya?

Monday, September 07, 2015

book review: Dimsum Terakhir, Blue Romance

Akhirnya ada juga buku yang selesai dibaca tahun ini!




Dimsum Terakhir dari Clara Ng ini emang udah lama banget terbitnya. Udah sering lihat di rak toko-toko buku dan biasanya cuma dipegang-pegang aja. Akhirnya beli di pop-up booth, tempat yang biasanya berisi buku-buku lama yang dibanting harganya, sisa stok yang harus disingkirkan. Begitu lihat ada buku ini, langsung sikat! I am cheap, i know.

Buku ini bercerita tentang kehidupan saudari kembar 4 Cina peranakan yang 'dikumpulkan' oleh takdir ketika ayah mereka sakit parah. Masing-masing anak memiliki permasalahan tersendiri di kehidupan mereka yang terkuak ketika anak-anak ini kembali ke rumah untuk mengurus ayah mereka.

Dari cerita ini yang gw pertanyakan adalah apakah seks bebas itu sudah biasa di kalangan Cina peranakan? Memang kalau di zaman sekarang, semuanya 'kembali ke diri sendiri' atau 'selama pakai pengaman, ok' tapi sepertinya di antara semua anak ini tidak ada yang mempersoalkan masalah moral, bahkan oleh anak yang religius sekalipun. Aneh kan?

Beberapa kali baca buku Clara Ng, memang mbak Clara ini cukup piawai dalam bercerita.Tapi buat gw buku ini ga sebagus buku-bukunya yang lain yang pernah gw baca. Konfliknya kurang untuk mengikat gw untuk terus buka halaman-halamannya. Poin menariknya buat gw ada di latar belakang budaya Cina peranakan yang sebelumnya belum gw tahu. Dari buku ini gw baru tahu kalau dulu, sebelum hari Imlek menjadi hari libur nasional, jika hari Imlek jatuh di hari sekolah, semua anak Cina peranakan harus masuk sekolah, tanpa boleh ada izin. Tega benerrr.

Anyway, it is still a good book and worth the money :P


pic taken from goodreads

Buku kedua adalah Blue Romance oleh Sheva. Sama kayak Dimsum Terakhir, gw udah tahu buku ini dari lama. Di toko buku cuma dipegang-pegang aja. Akhirnya beli karena ada diskon gede-gedean dari salah satu toko buku online :p

Sebelumnya buku ini ga gw beli karena buku-buku Plotpoint itu kebanyakan penulis baru dan muda dan anggapan gw kalau penulis yang seperti itu ceritanya 'konflik remaja' gitu ya. Ga terlalu tertarik. Kenapa akhirnya beli buku ini? Karena judulnya ada kata Blue-nya dan setting ceritanya di coffee shop yang namanya Blue Romance. The coffee shop 'looks' cozy so I just wanna 'try'.

Memang, coffee shop Blue Romance ini diceritakan jadi tempat nongkrong yang cukup hits dan dari deskripsi interiornya instagrammable banget. Buku ini berupa kumpulan cerita yang punya latar belakang tempat yang sama, yaitu Blue Romance. Karena Blue Romance ini coffee shop, tiap cerita selalu dimulai dengan deskripsi sebuah jenis minuman kopi. Gw ga ngerti apa makna deskripsi itu perlu disebut di awal cerita. Entah gw yang ga teliti atau ga peka tapi jenis kopi yang disebut di awal itu cuma jadi informasi pelengkap untuk kopi yang dipesan oleh si tokoh utama. Kecuali di satu cerita, The Coffee and Cream Book Club yang memang kopi krim ini ada benang merah dengan konflik cerita. Kayaknya lebih menarik kalau bisa mengaitkan filosofi tiap jenis minuman kopi dengan ceritanya. Mungkin memang cuma jadi informasi buat pembacanya yang awam tentang kopi seperti gw ini. Terima kasih atas informasinya, Sheva.

Baca Blue Romance, gw tahu anggapan gw salah, penulis baru dan muda ga selalu buat cerita konflik remaja. Sheva memang ga bercerita tentang konflik remaja, tapi tidak bercerita dengan tema yang berat juga. Buku ini ada dengan berbagai tema ringan, dari kehilangan sampai pertemuan kembali. Di ceritanya juga banyak referensi tahun 90an yang bikin gw bertanya-tanya kalau remaja sekarang tahu atau engga referensinya. Bagus juga sih kalau ga tahu, semoga yang baca tertarik buat cari tahu dan mungkin tahun 90an bisa bangkit kembali!


Friday, August 14, 2015

a quick update

heyho!

just a quick update. all those past months? well, i'm pregnant! wait, i was pregnant, now i am a mother of a lovely demanding daughter. i don't know what happened but since i was married and pregnant, blogging was not in my to do list anymore. maybe because i couldn't find the time among the house chores. maybe because i was just lazy :p but most likely because we had a crappy internet connection back then. not only blogging, twitting, facebooking (rarely update, just silent reader), plurking, not in my mood. i even have not finished any book in my never-ending-book-stack this year! can you believe that!

but, i hope it will change, since we already have a pretty fast internet connection (woohoo!) and i'm on maternity-leave-which-i-thought-i-would-have-plenty-of-free-time-NOT!, i'll try to find the time for my resurrection to the world!

and this post is the first step.