Sunday, October 22, 2017

Pengingat III

Diskusi selanjutnya di kelas Bunda Sayang IIP adalah publikasi yang bertanggung jawab. Sigh. Kalau mengenai ini bukan hanya kita yang ada di kelas tapi untuk semua orang yang memiliki akses informasi.
Saat sekolah dulu juga kita harus mencantumkan sumber yang kita dapat dalam mengerjakan tugas kan? Bahkan di jurnal ilmiah tidak hanya sumber ilmu yang perlu kita cantumkan, bahkan quote yang hanya sekalimat harus dicantumkan sumbernya. Apalagi kalau mempublikasikan materi yang seabrek-abrek dari IIP.
Publikasi yang bertanggung jawab adalah tanggung jawab semua pembelajar.

Pengingat II

Di diskusi grup IIP, kembali diingatkan mengenai keaktifan dalam belajar di kelas Bunda Sayang. Selama ini saya kebanyakan silent reader karena waktu diskusi malam biasanya adalah waktu bersama anak. Kalau waktu diskusi siang, biasanya waktu kerja. Tapi alhamdulillah masih mengerjakan tantangan-tantangan yang diberikan.
Saya pikir dengan anggota sekian banyak dengan waktu kesibukan yang berbeda-beda tidak memungkinkan untuk meminta semua anggota untuk aktif dalam diskusi. At least penilaian bisa dalam pengerjaan tantangan. Kalau memang tidak ada usaha untuk mengerjakan tantangan, wajar kalau diminta keluar saja dari kelas.
Semangat!

Friday, October 20, 2017

Pengingat

Jadi, tadi malam ada diskusi tentang adab menuntut ilmu di kelas Bunda Sayang Institut Ibu Profesional. Bagaimana kita bersikap dalam menuntut ilmu. Bagaimana kita bersikap dengan sesama pembelajar. Bagaimana kita bersikap dengan guru.
Penting tapi sering disepelekan. Dianggap sepele tapi bisa menentukan keberkahan dalam ilmu.
Apalagi kalau dengar cerita teman-teman yang jadi dosen dan pengalaman dengan mahasiswanya. Mahasiswa yang tergolong manusia dewasa tapi adabnya bisa bikin geleng-geleng kepala.
Dan menurut saya adab ini juga tidak hanya tentang menuntut ilmu tapi bisa diaplikasikan ke semua aspek.
Bagaimana kita bersikap saat menerima informasi di era media viral ini.
Bagaimana kita bersikap dengan orang lain yang  memiliki pemikiran yang berbeda dengan kita.
Pengingat untuk diri.