Saturday, April 07, 2018

Kenali Anak Sensitif

Anak saya baru satu dan saya masih belajar setiap hari tentang pengasuhan anak. Dari waktu membersamai anak, saya menyadari bahwa anak saya cenderung sensitif.

Lalu saya menemukan sebuah buku, The Highly Sensitive Child oleh Elaine Aron, yang mengupas dengan dalam tentang anak sensitif. Dari buku ini ada sebuah kuesioner singkat untuk mengenali anak sensitif. 
Kuesioner anak sensitif (highly sensitive child):
1. Gampang terkejut
2. Terganggu dengan tekstur kain, jahitan dalam kaos kaki, label pakaian
3. Tidak suka kejutan
4. Belajar lebih baik dengan koreksi yang lembut dibanding hukuman
5. Seperti bisa membaca pikiran
6. Memiliki perbendaharaan kata yang banyak di usianya
7. Mengenali bau-bau yang berbeda meski sedikit
8. Memiliki rasa humor yang tinggi
9. Intuitif
10. Susah tidur setelah mengalami hari yang menyenangkan
11. Tidak suka dengan perubahan besar
12. Ingin berganti baju jika basah atau kotor
13. Banyak bertanya
14. Perfeksionis
15. Menyadari jika ada kecemasan orang lain
16. Lebih memilih permainan yang 'tenang'
17. Bertanya pertanyaan yang 'dalam' dan 'thought-provoking'
18. Sensitif terhadap rasa sakit
19. Terganggu dengan tempat yang ramai
20. Mudah menyadari perbedaan (barang berpindah, penampilan orang lain yg berbeda, dll)
21. Mempertimbangkan keamanan dahulu jika ingin memanjat tempat yang tinggi
22. Performansi terbaik ketika tidak ada orang lain
Jika ada 13 poin yang benar, bisa jadi anak adalah highly sensitive. Jika ada satu poin tapi sangat mencerminkan sifat anak, bisa jadi anak highly sensitive. Kuesioner ini bukan panduan baku untuk mengenali anak sensitif tetapi setidaknya bisa menjadi pegangan untuk mengevaluasi karakter anak. Jika memang anak termasuk anak sensitif, kita sebagai orang tua bisa mempersiapkan pengasuhan yang sesuai dengan karakternya. Di buku Elaine Aron ini dibahas juga bagaimana cara pengasuhan untuk anak sensitif, mudah-mudahan bisa ditulis di lain kesempatan.

2 komentar:

Heri Heryanto said...

Ternyata banyak cirinya ya.. Kadang saya sendiri kurang peka dg perilaku anak.. Semoga msh blm terlambat belajar pengasuhan.

Uti said...

Fraa, ini punya versi cetaknya?