Friday, August 03, 2018

Lembaran baru

Beberapa waktu yang lalu ikut kulwhapp di Kejar (Kelas Belajar) Menulis IP Tangsel, narasumbernya Indari Mastuti - owner Indscript Creative. Tema kulwhappnya “Konsistensi Menulis”, ringan tapi sangat menampar. Lihat aja blog ini, tiap bulannya bisa dihitung pakai jari berapa tulisan yang diposting.

Mbak Indari ini sudah menelurkan 65 buku sejak 2004. Wow kan. Kenapa bisa sebanyak itu? Apa rahasianya? Konsisten menulis setiap hari. Dari sharingnya, konsistensi menulisnya benar-benar diukur, ada matriksnya dan ada targetnya. Kalau hari ini tidak mencapai target, akan di-rollover ke hari berikutnya. Macam kuota paket data.

Rahasia ini bukan hal baru sebenarnya. Setiap penulis hebat ditanya pasti jawabannya itu. Menulislah. Menulislah setiap hari. Meski hanya satu kalimat. Paksa pantat itu untuk duduk di depan laptop atau buku tulis, lalu menulis.

Selama ini, saya merasanya memang kurang motivasi untuk menulis. Kurang ‘paksaan’. Salah satu tujuan saya ikut Kejar Menulis dan Kontributor Artikel IP Tangsel ini untuk menciptakan ‘paksaan’ itu. Minimal satu tulisan setiap bulan untuk setoran artikel.

Matriks dan target ini bisa jadi pedang bermata dua. Bisa jadi paksaan yang positif, bisa jadi negatif. Bisa jadi beban yang bikin stres sendiri. Stres bisa bikin buntu ide. Buntu ide bisa bikin matriks dan target tidak tercapai. Jadinya, lingkaran setan.

Untuk saya sepertinya akan pelan-pelan dulu. Matriks bisa dipakai untuk evaluasi konsistensi dalam menulis. Target disesuaikan dengan tugas Kejar Menulis dan Kontributor Artikel. Nilai plus kalau ada ide tambahan yang bisa ditulis. Hehe.

Selain matriks dan target, mbak Indari juga mempunyai alokasi waktu tetap untuk menulis. Waktu menulis dijadwalkan, bukan di waktu-waktu sisa.

Selama ikut kelas di IP Tangsel yang banyak tugas menulisnya, saya jadi mempunyai waktu menulis yang pas. Setelah subuh, sebelum anak bangun. Atau selama anak tidur siang, dengan catatan engga ikut ketiduran. Hehe.

Tapi masalahnya, selama kelas libur, menulisnya ya libur juga. Kalau mau konsisten kan seharusnya menulis terus yaaa.

Oke, berhubung di Kejar Menulis mulai membuka lembaran baru, mari mulai konsisten menulisnya. *Pecut pecut pecut!*

0 komentar: